Rektor UNISLA Buka PKKMB 2026, Tekankan Adaptasi AI, Integritas, dan Kampus Bebas Kekerasan

Pendidikan 09 Sep 2026 19:03 • 3 min read • 80 views • By Kang Tholib
Rektor UNISLA Buka PKKMB 2026, Tekankan Adaptasi AI, Integritas, dan Kampus Bebas Kekerasan
Rektor UNISLA Dr. H. Abdul Ghofur membuka PKKMB 2026/2027 dengan tema “Generasi Unggul, Adaptif, dan Berdampak untuk Indonesia”. Ia mendorong mahasiswa menguasai teknologi dan AI sekaligus menjunjung tinggi integritas serta menciptakan lingkungan kampus yang aman dan bebas kekerasan.

 

LAMONGAN – Rektor Universitas Islam Lamongan (UNISLA),  Dr. H. Abdul Ghofur, S.E., M.Si.**, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Dalam sambutannya, Abdul Ghofur menyampaikan bahwa PKKMB menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk memasuki fase baru dalam perjalanan pendidikan, dari seorang siswa menjadi mahasiswa.

Menurutnya, status sebagai mahasiswa tidak sekadar menunjukkan perubahan jenjang pendidikan, tetapi juga membawa tanggung jawab moral, intelektual, dan sosial.

PKKMB UNISLA tahun 2026 mengusung tema “Generasi Unggul, Adaptif, dan Berdampak untuk Indonesia.”  Tema tersebut, kata Abdul Ghofur, bukan sekadar slogan, melainkan menjadi arah bagi mahasiswa dalam menjalani proses akademik dan pengembangan diri di perguruan tinggi.

Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan artifisial atau **Artificial Intelligence (AI) dan perubahan global.

“Kampus bukan lagi tempat untuk sekadar membaca dan menghafal teori di dalam ruang kelas. Kampus adalah laboratorium hidup tempat mahasiswa mengasah pemikiran kritis, keterampilan digital, dan inovasi yang solutif,” ujar Abdul Ghofur.

Ia mendorong mahasiswa baru untuk menjadi generasi yang adaptif, tangguh, kreatif, serta memiliki wawasan global.

Namun demikian, menurutnya, kecerdasan intelektual saja tidak cukup. Kemampuan akademik harus berjalan beriringan dengan karakter, humanisme, etika, dan integritas moral.

Abdul Ghofur juga menegaskan komitmen UNISLA dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan inklusif. Ia menyatakan tidak ada toleransi terhadap berbagai bentuk kekerasan, baik kekerasan fisik, kekerasan seksual, narkotika dan obat terlarang, kekerasan verbal maupun siber, serta perundungan atau bullying.

Komitmen tersebut sejalan dengan Pakta Integritas PKKMB 2026 yang menempatkan keamanan, kenyamanan, dan penghormatan terhadap seluruh warga kampus sebagai bagian penting dalam kehidupan akademik.

Lebih lanjut, Abdul Ghofur mengingatkan mahasiswa baru bahwa dunia kerja dan kebutuhan keterampilan terus mengalami perubahan seiring perkembangan teknologi.

Mengacu pada  "Future of Jobs Report 2025"  , hingga 2030 sekitar 22 persen pekerjaan secara global diperkirakan mengalami disrupsi. Di sisi lain, berbagai jenis pekerjaan baru juga diproyeksikan tumbuh seiring perkembangan teknologi.

Keterampilan di bidang kecerdasan artifisial, big data, dan keamanan siber diperkirakan semakin penting. Namun, kemampuan manusia seperti berpikir kreatif, resiliensi, fleksibilitas, dan kemampuan beradaptasi juga tetap menjadi modal utama dalam menghadapi perubahan.

“Jadikan setiap detik di kampus ini sebagai investasi terbaik untuk membentuk diri menjadi bagian dari Indonesia Emas. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, berproseslah dengan jujur, dan luluslah dengan kebanggaan,” pesan Abdul Ghofur kepada mahasiswa baru.

Dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim" , Rektor UNISLA Dr. H. Abdul Ghofur, S.E., M.Si.** kemudian secara resmi membuka rangkaian kegiatan **Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027**.

PKKMB tersebut menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru UNISLA untuk mengenal kehidupan akademik sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi unggul, adaptif, berkarakter, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat serta bangsa.

Recent Articles