Road to Wood Volume 2 Menggelegar di G-Park Sugio, Dari Laskar Metal hingga Andromedha

Berita 18 Aug 2026 07:34 3 min read 11 views By Kang Tholib
Road to Wood Volume 2 Menggelegar di G-Park Sugio, Dari Laskar Metal hingga Andromedha
Mas Dodon dan Bupati Yes Bawakan “Angkara”, Andromedha Tutup Malam dengan “Prestasi”

LAMONGAN, Sorot Publik News  — G-Park Sugio, Lamongan, benar-benar berubah menjadi lautan energi musik pada gelaran Road to Wood Volume 2, Minggu (17/8/2026). Sejak pukul 13.00 WIB hingga sekitar 22.00 WIB, panggung musik di kawasan tersebut tak berhenti bergemuruh.

Band-band dari berbagai daerah tampil secara bergantian. Sepuluh jam pertunjukan itu menghadirkan beragam warna musik, sekaligus menjadi ruang pertemuan bagi musisi, komunitas dan para penikmat musik, khususnya generasi muda Lamongan.

Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi di awal acara ketika Bupati Lamongan, Yes, turut naik ke panggung bersama vokalis Laskar Metal, Mas Dodon.

Keduanya membawakan lagu “Angkara” milik Power Metal. Kolaborasi tersebut sontak membuat suasana panggung semakin hidup. Penonton pun mendapat kejutan menarik dari kehadiran seorang kepala daerah yang ikut larut dalam atmosfer musik rock.

Setelah momen tersebut, Laskar Metal melanjutkan gebrakannya. Lagu “Bla Bla Bla” menjadi pembuka penampilan mereka.

Mas Dodon tampil penuh energi di atas panggung. Vokal dan aksi panggungnya berpadu dengan permainan musik para personel Laskar Metal, menghasilkan penampilan yang mampu membakar semangat penonton sekaligus para musisi muda yang hadir.

Dari siang hingga sore, panggung Road to Wood Volume 2 terus bergulir. Band-band dari berbagai daerah tampil satu per satu, menjaga atmosfer G-Park Sugio tetap hidup hingga matahari berganti malam.

Andromedha Naik Panggung Pukul 20.30 WIB

Memasuki malam, tensi pertunjukan semakin meningkat. Tepat sekitar pukul 20.30 WIB, giliran Andromedha tampil sebagai penampil terakhir.

Begitu naik ke atas panggung, Andromedha langsung menyuguhkan energi yang berbeda. Sorotan lampu panggung, permainan musik yang menghentak dan vokal yang penuh tenaga membuat suasana G-Park Sugio semakin panas.

Sejumlah lagu yang telah dikenal penonton, termasuk “Lamunan” dan “Prestasi”, dibawakan dengan penuh energi.

Andromedha juga menyuguhkan lagu terbaru mereka, “Omong Kosong”, yang menambah warna dalam penampilan malam itu.

Namun, puncak pertunjukan terjadi ketika vokalis Andromedha membawa penonton menuju lagu penutup, “Prestasi”.

Lagu yang rancak tersebut langsung mengubah area depan panggung menjadi lautan energi. Penonton bernyanyi, mengangkat tangan dan berjingkrak mengikuti irama.

Suasana semakin meriah seolah penonton belum ingin pertunjukan berakhir.

Hingga sekitar pukul 22.00 WIB, Andromedha mengakhiri penampilannya sekaligus menutup rangkaian gelaran Road to Wood Volume 2.

Sepuluh Jam Musik, Satu Panggung Semangat

Road to Wood Volume 2 bukan sekadar pertunjukan musik. Dari siang hingga malam, panggung G-Park Sugio menjadi ruang bagi band-band dari berbagai daerah untuk menunjukkan karya dan membangun energi positif melalui musik.

Momen Mas Dodon bersama Bupati Yes membawakan “Angkara” menjadi salah satu warna tersendiri. Sementara Laskar Metal memberikan suntikan energi pada siang hari, dan Andromedha membawa gelaran tersebut menuju klimaks pada malam hari.

Dari “Bla Bla Bla” hingga “Prestasi”, dari panggung Laskar Metal hingga penampilan terakhir Andromedha, Road to Wood Volume 2 meninggalkan kesan bahwa musik rock masih memiliki tempat yang kuat di hati penikmat musik Lamongan.

G-Park Sugio malam itu bukan hanya menjadi tempat pertunjukan. Ia menjadi titik temu antara musisi, generasi muda dan masyarakat dalam satu semangat: berkarya, bermusik dan terus bergerak.

Road to Wood Volume 2 akhirnya berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Namun, gema musik dari G-Park Sugio seolah belum benar-benar berhenti.

Rock terus hidup. Semangat berkarya tak boleh padam.

Sorot Publik News — Mengabarkan Fakta, Menyorot Kebenaran.