Gempita Iklim Wujudkan Desa Sehat Iklim, Mahasiswa KKN UNISLA Edukasi Pilah Sampah, POC, dan Biopori di Karangwedoro

Pendidikan 03 Aug 2026 15:22 3 min read 36 views By Aksara Kalijaga
Gempita Iklim Wujudkan Desa Sehat Iklim, Mahasiswa KKN UNISLA Edukasi Pilah Sampah, POC, dan Biopori di Karangwedoro
"Edukasi Lingkungan Berkelanjutan, KKN UNISLA Tingkatkan Ketangguhan Iklim Desa Karangwedoro."

LAMONGAN – Sorot Publik News Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menggelar kegiatan Gempita Iklim: Wujudkan Desa Sehat Iklim melalui Pilah Sampah, Pupuk Organik Cair (POC), dan Biopori di Balai Desa Karangwedoro, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Senin (3/8/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan KKN yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui pengelolaan lingkungan yang sederhana, namun berdampak nyata.

Acara dihadiri oleh Kepala Desa Karangwedoro Winarti, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Karang Taruna, kader Posyandu, Tim Penggerak PKK, tenaga kesehatan desa, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan, dilanjutkan sesi edukasi mengenai pemilahan sampah yang dipandu oleh Nur Lathifah Syakbanah, S.KM., M.P.H., dosen Program Studi Kesehatan Lingkungan Fakultas Ilmu Kesehatan UNISLA sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti demonstrasi pemilahan sampah dan penyerahan tong sampah sebagai sarana pendukung pengelolaan sampah di lingkungan desa.

Selanjutnya, peserta memperoleh edukasi mengenai pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang disampaikan oleh Dr. Mimatun Nasihah, M.Pd. Kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan POC yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung pertanian ramah lingkungan.

Materi ketiga membahas pemanfaatan biopori sebagai salah satu solusi meningkatkan daya resap air sekaligus mengurangi genangan dan sampah organik. Sesi ini dipandu oleh Dr. Eko Sulistiono, M.Pd., yang juga mengajak peserta melakukan demonstrasi pembuatan lubang biopori sebelum kegiatan ditutup.

Koordinator Desa KKN UNISLA, Ahmad Andi Rohman, berharap seluruh program yang telah dijalankan dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat.

"Harapan saya sederhana, semoga program-program yang sudah kami jalankan selama KKN ini tidak berhenti sampai di sini. Kami berharap masyarakat dapat terus melanjutkan dan mengembangkan apa yang sudah kita mulai bersama. Meskipun kontribusi kami tidak besar, semoga dapat memberikan manfaat dan menjadi langkah kecil yang berdampak baik bagi Desa Karangwedoro," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menerima mahasiswa KKN dengan baik serta berharap pengalaman pengabdian tersebut menjadi bekal berharga bagi seluruh mahasiswa.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Nur Lathifah Syakbanah, S.KM., M.P.H., menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar.

"Diskusi berlangsung interaktif dan masyarakat sangat antusias mengikuti sesi edukasi maupun demonstrasi. Kami berharap tiga program unggulan ini menjadi warisan ilmu sekaligus fasilitas yang dapat mendukung perubahan perilaku masyarakat agar semakin mandiri dan tangguh menghadapi perubahan iklim," ungkapnya.

Kepala Desa Karangwedoro, Winarti, mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UNISLA selama melaksanakan pengabdian di desanya.

"Kehadiran dan program teman-teman KKN sangat membantu berbagai kegiatan di Desa Karangwedoro, baik di sekolah, musyawarah desa, maupun kegiatan Gempita Iklim hari ini. Melalui kegiatan ini masyarakat belajar mengelola sampah secara mandiri di rumah sehingga ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan mitigasi perubahan iklim," katanya.

Melalui kegiatan Gempita Iklim ini, mahasiswa KKN UNISLA berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan sampah, pemanfaatan limbah organik menjadi pupuk, serta penerapan biopori sebagai langkah sederhana dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mewujudkan Desa Karangwedoro yang sehat, mandiri, dan tangguh terhadap perubahan iklim.(Ak)

Recent Articles