UNISLA Lepas 455 Mahasiswa KKN 2026, Rektor Tekankan Pengabdian di 17 Desa Kecamatan Turi
LAMONGAN – Universitas Islam Lamongan (UNISLA) secara resmi melepas 455 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 dalam sebuah prosesi yang berlangsung di kampus UNISLA. Program pengabdian kepada masyarakat tersebut mengusung tema "RIPPLE", yang mencerminkan harapan agar setiap langkah, gagasan, dan inovasi mahasiswa mampu menciptakan dampak positif yang terus menyebar luas di tengah masyarakat.
Rektor UNISLA, Dr.H. Abdul Ghofur, SE, MSi., menjelaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain KKN Reguler, UNISLA juga menyelenggarakan KKN Rekognisi serta KKN Internasional yang dalam dua tahun terakhir dilaksanakan di Malaysia sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman akademik dan pengabdian mahasiswa di tingkat global.
Pada pelaksanaan KKN Tahun 2026, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, menjadi salah satu wilayah penempatan mahasiswa dengan cakupan 17 desa. Selama masa pengabdian, mahasiswa diharapkan mampu berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menggali potensi daerah, menyelesaikan berbagai persoalan sosial, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Adapun 17 desa yang menjadi lokasi pelaksanaan KKN UNISLA di Kecamatan Turi meliputi Desa Tawangrejo, Tambakploso, Ngujungrejo, Sukorejo, Turi, Putatkumpul, Karangwedoro, Kemlagilor, Wangunrejo, Geger, Bambang, Keben, Pomahanjanggan, Sukoanyar, Kemlagigede, Badurame, dan Kepudibener.
Dalam arahannya kepada seluruh peserta KKN, Rektor Abdul Ghofur menegaskan bahwa mahasiswa merupakan representasi Universitas Islam Lamongan di tengah masyarakat. Karena itu, setiap peserta diminta menjaga nama baik almamater serta menunjukkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai akademik dan kemanusiaan.
"Jagalah nama baik almamater UNISLA. Sebarkan kebaikan di mana pun kalian mengabdi, tumbuhkan kepedulian terhadap masyarakat, mampu membaur dengan lingkungan, serta hadir sebagai bagian dari solusi. Saya berharap kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat di lokasi KKN," tegas Abdul Ghofur.
Tema "RIPPLE" dipilih sebagai simbol bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, kolaboratif, dan penuh kepedulian. Melalui semangat tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah menjadi program-program inovatif yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Program Kuliah Kerja Nyata tidak hanya menjadi wahana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan diterjunkannya 455 mahasiswa pada KKN Tahun 2026, UNISLA berharap lahir berbagai gagasan, inovasi, dan aksi nyata yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan melalui pengabdian yang berdampak.