KKN UNISLA Kelompok 16 Resmi Dibuka di Desa Badurame, Usung Program Biopori dan Literasi Digital

Pendidikan 02 Aug 2026 06:11 2 min read 37 views By Aksara Kalijaga
KKN UNISLA Kelompok 16 Resmi Dibuka di Desa Badurame, Usung Program Biopori dan Literasi Digital
KKN UNISLA | Desa Badurame | Sumur Biopori

 

 KKN UNISLA Kelompok 16 Resmi Dibuka di Desa Badurame, Usung Program Biopori dan Literasi Digital

Lamongan, Sorot Publik News – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) Kelompok 16 resmi memulai kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Badurame, Kecamatan Turi , Kabupaten Lamongan. Pembukaan KKN yang berlangsung di Balai Desa Badurame dihadiri Sekretaris Desa Badurame, Zainal Abidin S., perangkat desa, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa KKN Kelompok 16.

Kegiatan tersebut menjadi ajang perkenalan mahasiswa kepada masyarakat sekaligus penyampaian program kerja yang akan dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Badurame.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Badurame, Zainal Abidin S., menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UNISLA yang memilih isu lingkungan sebagai salah satu fokus utama program kerja. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa diharapkan mampu melahirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi warga.

Desa Badurame yang terdiri atas Dusun Badu dan Dusun Gorame memiliki potensi sekaligus tantangan dalam pengelolaan lingkungan. Berdasarkan hasil observasi awal dan koordinasi bersama pemerintah desa, mahasiswa KKN menetapkan pembangunan  empat titik sumur resapan biopori  sebagai program unggulan.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi genangan saat musim hujan, serta menjadi langkah sederhana dalam mendukung pelestarian lingkungan.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 16, Muhammad Afiful Andriyanto, menjelaskan bahwa program sumur biopori tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga disertai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

 "Kami berharap program ini tidak berhenti saat KKN selesai. Masyarakat dapat melanjutkan dan mengembangkan pembuatan sumur biopori secara mandiri sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujarnya.

Selain program lingkungan, mahasiswa KKN Kelompok 16 juga akan melaksanakan sejumlah program unggulan lainnya, di antaranya Pojok Literasi Numerasi serta Pengenalan Coding Berbasis Game bagi anak-anak dan pelajar. Program-program tersebut disusun berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat dan akan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.

Melalui rangkaian program tersebut, KKN UNISLA Kelompok 16 berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, teknologi, serta pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa.

Reporter: Aksara Kalijaga

Recent Articles