Mahasiswa KKN Kelompok 6 UNISLA Edukasi Warga Putatkumpul Lewat Seminar Sumur Resapan Biopori

Pendidikan 08 Aug 2026 07:22 2 min read 8 views By Aksara Kalijaga
Mahasiswa KKN Kelompok 6 UNISLA Edukasi Warga Putatkumpul Lewat Seminar Sumur Resapan Biopori
Kolaborasi Kampus untuk Lingkungan Desa Berkelanjutan

LAMONGAN, Sorot Publik News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 6 Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menggelar kegiatan sosialisasi dan seminar bertajuk "Sumur Resapan Biopori: Upaya Meningkatkan Resapan Air dan Mengurangi Risiko Banjir" di Balai Desa Putatkumpul, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat, perangkat desa, dosen pembimbing lapangan (DPL), serta mahasiswa KKN sebagai bentuk edukasi mengenai pentingnya pengelolaan lingkungan melalui penerapan teknologi sederhana berupa sumur resapan biopori.

Acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan mahasiswa KKN serta Pemerintah Desa Putatkumpul. Selanjutnya peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai pengertian, manfaat, tata cara pembuatan, hingga penerapan sumur resapan biopori dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme masyarakat terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelompok 6, Faishol Alim, berharap program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Harapan saya, apa yang kami bawa dan hadirkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat. Semoga pengetahuan tentang sumur biopori ini dapat diteruskan dan diaplikasikan, tidak hanya pada pembuatan biopori tetapi juga dalam berbagai upaya menjaga lingkungan lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, An'im Fattach, M.HI, mengapresiasi dukungan penuh dari masyarakat dan Pemerintah Desa sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.

"Alhamdulillah pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik karena mendapat dukungan besar dari warga dan pemerintah desa. Harapan kami, mahasiswa semakin peka terhadap kondisi lingkungan sehingga mampu menjadi agen perubahan, baik bagi dirinya sendiri maupun masyarakat," tuturnya.

Kepala Desa Putatkumpul, Syukron, S.Pd, menyampaikan apresiasi atas program yang diinisiasi mahasiswa KKN. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan tambahan wawasan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

"Kegiatan ini sangat baik karena menambah wawasan dan ilmu bagi masyarakat. Manfaat yang dirasakan adalah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitar serta pemahaman mengenai fungsi sumur resapan biopori," katanya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap masyarakat dapat menerapkan teknologi sumur resapan biopori secara mandiri sebagai salah satu solusi sederhana dalam meningkatkan daya resap air, mengurangi potensi genangan maupun banjir, sekaligus membantu pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan.