Mahasiswa KKN Kenalkan Rocket Stove Minim Asap, Edukasi Warga Wangunrejo Kelola Sampah Lebih Ramah Lingkungan

Pendidikan 09 Aug 2026 14:09 2 min read 100 views By Aksara Kalijaga
Mahasiswa KKN Kenalkan Rocket Stove Minim Asap, Edukasi Warga Wangunrejo Kelola Sampah Lebih Ramah Lingkungan
Inovasi Sederhana, Langkah Nyata Menuju Desa Bersih dan Udara Lebih Sehat.

LAMONGAN, Sorot Publik News – Upaya mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat terus digelorakan melalui inovasi pengelolaan sampah. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar peresmian sekaligus sosialisasi penggunaan Rocket Stove minim asap di halaman belakang MI Bahrul Ulum, Dusun Pilang, Desa Wangunrejo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Penanggung Jawab (Pj) Kepala Desa Wangunrejo, Ketua RT Dusun Pilang, perangkat desa, serta masyarakat setempat yang antusias mengikuti pemaparan dan praktik penggunaan alat.

Dalam sosialisasi tersebut, mahasiswa KKN menjelaskan prinsip kerja Rocket Stove, yaitu teknologi pembakaran yang dirancang lebih efisien dengan sirkulasi udara yang optimal sehingga mampu menghasilkan panas lebih tinggi, proses pembakaran lebih sempurna, dan emisi asap jauh lebih rendah dibandingkan pembakaran sampah secara konvensional.

Selain memberikan penjelasan teori, peserta juga diajak menyaksikan demonstrasi langsung cara mengoperasikan Rocket Stove, mulai dari proses penyalaan, pengaturan bahan bakar, hingga teknik pembakaran yang aman dan efektif.

Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Selama ini, pembakaran sampah rumah tangga secara terbuka masih menjadi kebiasaan di sejumlah wilayah dan berpotensi menimbulkan polusi udara yang berdampak pada kesehatan masyarakat.

Melalui pemanfaatan Rocket Stove, diharapkan masyarakat memiliki alternatif yang lebih bersih untuk mengelola sampah organik maupun bahan bakar biomassa, sekaligus mengurangi pencemaran udara di lingkungan permukiman.

Mahasiswa KKN berharap inovasi sederhana ini dapat diterapkan secara mandiri oleh masyarakat Desa Wangunrejo sehingga tercipta budaya pengelolaan sampah yang lebih sehat, efisien, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan lingkungan, sekaligus memperkuat semangat pemberdayaan masyarakat menuju desa yang lebih bersih dan peduli terhadap kelestarian lingkungan.