Mahasiswa KKN UNISLA Dorong UMKM Wangunrejo Naik Kelas Lewat Seminar Pemasaran dan Branding Produk
LAMONGAN, SPN News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 9 Universitas Islam Lamongan (UNISLA) menggelar Seminar "Optimalisasi Pemasaran dan Branding UMKM Desa Wangunrejo" di Balai Desa Wangunrejo, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu upaya nyata dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Seminar diikuti oleh perangkat desa, pelaku UMKM, serta masyarakat Desa Wangunrejo. Hadir sebagai narasumber Lusia Mumtahana, yang membagikan materi mengenai strategi pemasaran, penguatan identitas merek (branding), hingga pemanfaatan peluang pemasaran yang lebih efektif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, sambutan dari para pihak, dilanjutkan pembukaan informal untuk menciptakan suasana yang lebih interaktif. Acara kemudian diisi dengan penyampaian materi, sesi diskusi dan tanya jawab, sebelum akhirnya ditutup secara resmi.
Desa Wangunrejo memiliki sejumlah produk unggulan seperti olahan pisang, keripik pisang, keripik tempe, serta kerajinan keset. Namun, sebagian besar produk tersebut masih dipasarkan secara konvensional sehingga jangkauan pasarnya belum optimal. Melalui seminar ini, para pelaku UMKM dibekali pemahaman mengenai pentingnya strategi pemasaran yang tepat serta membangun citra produk agar memiliki nilai tambah dan daya saing.
Koordinator Desa KKN Wangunrejo, M. Iqbal Baitur Rohman, berharap program yang telah dijalankan tidak berhenti setelah masa KKN berakhir.
"Kami berharap program KKN di Desa Wangunrejo dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Kegiatan seperti seminar UMKM ini diharapkan dapat ditindaklanjuti secara mandiri oleh masyarakat maupun pemerintah desa. Ilmu yang telah dibagikan hari ini semoga terus dipraktikkan oleh para pelaku UMKM, dan mahasiswa tetap semangat menyelesaikan seluruh program kerja hingga akhir masa pengabdian," ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Silviana Nur Faizah, M.Pd.I, memberikan apresiasi atas pelaksanaan program KKN yang dinilai berjalan sesuai tujuan.
Menurutnya, mahasiswa telah menunjukkan kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab yang baik dalam mendampingi masyarakat. Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk terus mengembangkan kemampuan dalam memberdayakan masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan.
"Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM serta memberikan manfaat jangka panjang bagi para pelaku usaha di Desa Wangunrejo," tuturnya.
Kepala Desa Wangunrejo, Kahar, S.H., juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
"Kami sangat berterima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN. Seminar UMKM ini sangat bermanfaat karena masyarakat menjadi lebih memahami cara memasarkan produk mereka dengan lebih baik. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat terus dimanfaatkan untuk meningkatkan perekonomian warga," katanya.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN UNISLA berharap pelaku UMKM Desa Wangunrejo mampu mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif, memperkuat identitas produk lokal, serta meningkatkan daya saing sehingga mampu menembus pasar yang lebih luas dan memberikan dampak positif bagi perekonomian desa.