Mahasiswa KKN UNISLA Kelompok 12 Resmikan Peta Desa Anti Nyasar di Desa Keben

Pendidikan 03 Aug 2026 19:16 2 min read 24 views By Aksara Kalijaga
Mahasiswa KKN UNISLA Kelompok 12 Resmikan Peta Desa Anti Nyasar di Desa Keben
"Inovasi Mahasiswa KKN untuk Desa: Peta Anti Nyasar Resmi Dimanfaatkan Masyarakat Keben."

 

Lamongan, SPN News – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) Kelompok 12 resmi meluncurkan Peta Desa Anti Nyasar di Desa Keben, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Senin (3/8/2026). Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa dalam mendukung penyediaan informasi wilayah desa yang lebih mudah diakses oleh masyarakat maupun pendatang.

Peresmian berlangsung di balai desa dan dihadiri oleh Kepala Desa Keben Drs. H. Abdul Khaliq, perangkat desa, serta mahasiswa KKN UNISLA Kelompok 12. Acara diawali dengan pembukaan, sambutan dari Kepala Desa, dilanjutkan pemaparan mengenai fungsi dan manfaat peta oleh mahasiswa KKN.

Sebagai tanda resmi digunakannya fasilitas tersebut, Kepala Desa melakukan prosesi pemotongan pita yang disaksikan seluruh peserta. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama.

Koordinator Desa KKN Kelompok 12, Putra Ageng Zustio, menjelaskan bahwa peta tersebut dirancang sebagai media informasi yang memudahkan masyarakat maupun tamu dari luar desa dalam menemukan berbagai lokasi penting di Desa Keben.

"Kami berharap Peta Desa Anti Nyasar ini dapat terus dimanfaatkan dan dirawat oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Apabila di kemudian hari terdapat perubahan wilayah maupun fasilitas desa, peta ini juga diharapkan dapat diperbarui sehingga manfaatnya tetap berkelanjutan," ujarnya.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Zainal Abidin, S.T., M.Eng., menilai program tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam memberikan solusi atas kebutuhan informasi masyarakat.

Menurutnya, hasil program KKN tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan media informasi yang dapat digunakan secara langsung oleh pemerintah desa dan masyarakat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Kepala Desa Keben, Drs. H. Abdul Khaliq, mengapresiasi inovasi yang dihadirkan mahasiswa KKN UNISLA. Ia menilai keberadaan Peta Desa Anti Nyasar akan memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pendatang dalam mengenali wilayah, fasilitas umum, serta lokasi-lokasi penting yang ada di Desa Keben.

"Peta ini menjadi sarana informasi yang sangat bermanfaat untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperkenalkan Desa Keben kepada masyarakat luar," ungkapnya.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UNISLA berharap hasil pengabdian yang telah diserahkan kepada pemerintah desa dapat terus dimanfaatkan, dipelihara, serta dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat di masa mendatang.

(SPN News)
Mengabarkan Fakta, Menyorot Kebenaran.

Recent Articles